"Kita sudah cukup begini, kita hanya punya nama baik, itu saja yang harus kita jaga terus." (Muhammad Hatta)

Wakil Rakyat Dan Kotak Suara Kardus

Minggu, 13 April 2014

Kotak Suara Kardus
Kotak Suara Kardus (sumber Gambar: Tribunnews.com)
Di Kotak-kotak Kardus Itu

Ada Suaraku
Suaramu
Ada Pilihanku
Pilihanmu
Ada Harapanku
Harapanmu
Ada Doaku
Doamu

Ada Nyaliku!
Juga Nyalimu!

Saat Para Ibu-ibu Di Kampung Senang
Dengan Amplop Puluhan Ribu
Saat Para Bapak-bapak Di Kampung Senang
Dengan Amplop Puluhan Ribu
Pun Saat Aku Senang
Mengambil Sogokanmu
Aku Lihat Janjimu Mengancam Leherku

Di Kotak-kotak Kardus Itu
Suaraku Melawan

Kerja...!
Atau Kau Kami Lawan,
Dengan Luka-luka,
Yang Tak Pernah Hilang Sejak Kedatangan Belanda.

------------------------------------------------------------------
Tangerang, 13 April 2014 - 22.45
4 Hari Setelah Aku Memilihmu Duhai Wakil Rakyatku.
Untuk Demokrasi Yang Masih Bodoh Di Negara Ini.

5 komentar:

  1. wahai wakil rakyat, semoga kau merakyat dan tak melarat hati

    BalasHapus
  2. mereka bukan wakil rakyat, tapi mereka wakil dari perut mereka sendiri... :)

    BalasHapus
  3. Gak boleh negative thinking selama masih ada Tuhan tempat memohon. Apa susahnya bagi Tuhan mengubah karakter seseorang dari buruk menjadi baik?

    hehhehehehehhe

    BalasHapus
  4. haha puisinya bisa masuk koran nih bro :D

    BalasHapus

Kalau mau komen silahkan komen. Siapa aja boleh komen, apa aja asal tidak menghina SARA. Woles men...