"Kita sudah cukup begini, kita hanya punya nama baik, itu saja yang harus kita jaga terus." (Muhammad Hatta)
Tampilkan postingan dengan label Sajak Comberan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak Comberan. Tampilkan semua postingan

aku tak bisa lagi belikan martabak

Rabu, 19 Agustus 2020

emak, aku tak bisa lagi belikan kau martabak telor kesukaan, juga tak bisa lagi meminta doa kau biar tiap langkah ini dapat keberkahan

emak, tetiba aku ingat 

pada pesan-pesan

pada kecerewetan 

tulus kasih

juga omelan

yang kau perlihatkan sejak aku masuk kelas 1 SD sampai bisa sendiri cari penghidupan

meski, kata guru-guru sebetulnya itu semua sudah kau perlihatkan sejak aku di dalam kandungan

emak, aku tak habis pikir pada setiap sikap kau punya, yang selalu memaafkan kenakalan kesalahan pada diriku, yang banyak bikin kau  kecewa, yang banyak bikin kau kecewa

emak, semoga terang menemani kau tertidur


-----

Cipanas, Lebak 19 Agustus 2020

Ceng!

Rabu, 04 Desember 2019


Ceng, di hari kelahiranmu ini maafkan bapak yang tak bisa bikin puisi apalagi bikin lagu, berdoa pun belum tentu makbul. Tapi tak apa, mulai hari ini bapak akan mulai berdoa, dan selalu berdoa, sampai bapak bosan mendoakanmu. Meski sebetulnya bapak, dan juga ibu tak akan pernah bosan mendoakanmu.

Pesan bapak cuma satu ceng, ya seperti pesan seorang Iwan Fals pada anaknya yang bernama Raya, yang video klipnya sering bapak lihat di yutub; "Tumbuhlah tumbuh jadi yang kau mau, janganlah sombong jangan jadi penipu, bergembira selalu tolong orang yang tak mampu." Selamat datang ke dunia ceng!

Tangismu hari ini telah bersatu dengan cinta dan kasih sayang bapak dan ibu.

Mahatma Manggala Biru, jadilah bijaksana, berani dan berpikiran luas. Amiin.

-----
Rangkasbitung, 4 Desember 2019

kolong tol bitung

Sabtu, 07 April 2018

Kolong Tol Bitung Lagi Lancar (Sumber: maps.google.com)
kolong tol bitung adalah pintu menuju surga
surganya bernama jakarta
jangan harap kau punya banyak pahala bisa ditukar dengan kenikmatan
surga jakarta hanya untuk orang-orang pintar dan berharta

Akhir Tahun

Minggu, 31 Desember 2017

tiap hari hibur diri
tiap hari puji diri
tiap hari tinggi diri
tiap hari bangga diri
tiap hari harga diri

tiap hari menghitung hari
tiap hari berkaca diri
nanti mati hanya sendiri

besok awal tahun
ayo kita mulai lagi
menghitung hari


-----
Tangerang, 31 Desember 2017

Duhai Kekasih

Senin, 08 Agustus 2016

Duhai kekasih, melihatmu tersenyum lepas itu tak bisa kujelaskan dengan kata-kata. Sekarang biarkan saja semesta yang jadi dalangnya, mempertemukan kita dalam lakon cinta. Kalau tidak dimainkan di dunia, ya dimainkan di surga. Cia cia cia... 

Tapi kalau aku gak masuk surga gimana? :( :(

*meluk guling*

------
Tangerang, 8 Agustus 2016
(Repost dari setatus epbe)

atheis satu menit

Kamis, 04 Agustus 2016

kalian menyuruh kami bermaafan, tapi kalian juga yang berseru menebar kebencian
kata kalian, agama mengajarkan manusia sebagai manusia, nyatanya dengan agama kalian ajarkan manusia lebih buas dari binatang
ya, kalian
orang-orang yang beragama
betul, kalian
orang-orang yang menjual keimanan



-----
Tangerang, 4 Agustus 2016

sebentar lagi 71 tahun merdeka

Sabtu, 30 Juli 2016

separatisme dan makar terus diganyang
terorisme juga sudah dibasmi
gembong narkoba sudah didor
berikutnya tinggal membawakan peti mati buat pecundang-pecundang itu
siapa lagi kalau bukan mafia hukum dan undang-undang
bersembunyi di balik nama rakyat 
semenjak raja-raja berperang
semenjak belanda berdatangan

soal mati memang urusan-Nya 
tapi soal berani membawakan peti mati?
itu urusan aku dan kau
yang tiap hari jatah keadilannya diperas
ditindas

sebentar lagi 71 tahun merdeka


-----
Tangerang, 30 Juli 2016

perkosaan

Rabu, 18 Mei 2016

baru saja dengar cerita yuyun
gadis belia anak petani karet
mati di kesunyian hutan
diterkam kejam dimangsa buas
sama lelaki yang menjadi binatang
lebih binatang dari binatang

dan kemarin dengar cerita eno
gadis belia buruh pabrik plastik
mati di kebisingan kota
diterkam kejam dimangsa buas
sama lelaki yang menjadi binatang
lebih binatang dari binatang

bosan menyalahkan moral
bosan menyalahkan setan
aku menyalahkan kemiskinan!

kemiskinan memang sengsara
tak didapat para hartawan
hartawan pelit
kemiskinan memang petaka
tak didapat para bangsawan
bangsawan hina

kemiskinan dibuat-buat hartawan pelit
kemiskinan dibuat-buat bangsawan hina
mereka ogah membikin dunia manusia
takut semua orang menjadi manusia
tak ada lagi yang bisa dicambuk
memuja-muja dengan tunduk

doaku
biar rumah-rumah mewah
milik hartawan pelit bangsawan hina
biar kantor-kantor megah
milik hartawan pelit bangsawan hina
menyombong dekat rumah-rumah petani di desa miskin
menjulang dekat rumah-rumah buruh di tempat kumuh
terlihat kotor di mata orang-orang suci
bau busuk menyengat hebat

selamat jalan yuyun
selamat jalan eno
tersenyum ikhlaslah sayang
banyak orang bilang surga itu indah
lebih manusia dari dunia manusia-manusia

selamat jalan yuyun
selamat jalan eno
tertawa sabarlah sayang
biar ceritamu jadi jilatan api
membakar biadab nafsu bengis kaum kami


------
Tangerang, 18 Mei 2016

sialan

Selasa, 10 Mei 2016

aku datang, merayumu
grapa-grepe di malam padam
memecahkan kesepian
cinta jadi senjata, rindu jadi peluru
aku menaklukanmu, kamu pasrah
mimpi

aku datang, menatapmu
bikin bete di malam muram
mengumpulkan ketololan
cinta jadi cundang, rindu jadi kecut
aku menyebalkanmu, kamu pergi
kenyataan

ah sialan


-------
Tangerang, 10 Mei 2016

semua perempuan sama saja

Kamis, 21 April 2016

kalau menggoda hatinya
kami harus lemah lembut
tak boleh marah dan cemberut

dan kalau ingin meraih cintanya
kami harus pantang menyerah
tak boleh cengeng dan payah

buat dokter di rumah sakit mahal

Minggu, 17 April 2016

sejak kapan kalian tega
dokter, suster, mantri, dan satpam jaga
sepupuku baru saja kena PHK
kalian minta sepuluh juta

anak balitanya kena DBD
kami minta UGD
kalian minta DP sepuluh juta
anak balitanya baru akan sehat sentosa

Sajak 2016

Senin, 11 April 2016

Orang kota makin ganas.
Tak cukup hilir mudik peti kemas.
Dan uang-uang di brankas.
Pendidikan, kesehatan, dan agama pun dijadikan komoditas.
Dijual mahal lewat bujuk rayu masa depan berkilau emas.

Ah sialan, kampungku menjadi kota, dan duitku tak pernah cukup membeli itu


---------
Tangerang, 11 April 2016.

sajak teh dan sore hari

Jumat, 04 Maret 2016

habis sudah bosan ini
kuseruput satu kali
teh panas sedikit gula
gulanya gula kiloan
siapa peduli

habis sudah payah ini
kuseruput dua kali
teh panas sedikit gula
tehnya teh sachetan
siapa peduli 

selamat

Senin, 01 Februari 2016

selamat ulang tahun
semoga panjang umur
sehat sentosa
dan bahagia

sajak terbang

Jumat, 25 Desember 2015

di atas mata
fajar merah yang tawarkan cerah
menggodaku biar mau terbang
aku terbang tapi jatuh
aku terbang lagi, tapi jatuh lagi
belum sempat kujilat
fajar merah yang tawarkan cerah
aku jatuh lagi

aku hampir saja putus asa
tapi aku memilih untuk tak menyerah
di bawah mata
di balik lembut halimun senja
masih banyak orang terluka
berkelahi melawan api
dan senyum indah duniawi

aku tak mau menyerah
aku terbang lagi
sampai terhenti denyut di urat nadi


-------------
Tangerang, 25 Desember 2015

sajak buat siapa pun kau

Senin, 26 Oktober 2015

siapa pun kau
kelak kau harus ingatkan aku
bahwa asap dapur yang terus mengepul lebih penting
dari asap rokok di tangan kananku
tentu saja setelah rokok gagal membunuhku
dan Tuhan sangat baik padakku
dan kau jadi jodohku
dan kau mau tidur denganku
dan kau melahirkan anak-anakku
meski dengan gen yang telah dikotori rokok
polusi udara
dan zat tak berguna lain yang tiap hari kudapat
dari hasil menukar peluh keringat
dan rupiah-rupiah


-------------
Tangerang, 26 Oktober 2015

maafkan anakmu mak

Sabtu, 03 Oktober 2015

badan emak kurus
diabetes bikin badannya tiap malam pegal-pegal mengganjal kantuk
badan emak kurus
tiap malam selalu muntah dan batuk-batuk

emak sudah setengah abad
dan aku belum juga memberi kebanggaan
biar aku tahu
emak tak pernah meminta itu
biar aku tahu
emak cuma minta aku sehat
jadi orang baik-baik
jangan maling
kudu eling

maafkan aku mak
kasihmu yang sekuat jilatan matahari
cuma kubalas dengan doa
“Rabbighfirli Waliwalidayya Warhamhuma Kama Rabbayani Shaghiran”
sehabis solat wajibku
yang belang-belang


--------------
Tangerang, 03 Oktober 2015

kalau banyak membaca

Sabtu, 26 September 2015

kalau banyak membaca dianggap akan membuatku gila
kalau banyak membaca dianggap pekerjaan sia-sia si pemalas
maka aku ingin terus banyak membaca
biar aku tak seperti orang-orang
yang tiap hari tiap hari dikejar ambisi
menganggap kalau membaca itu tak membuatnya kaya



-------------
Tangerang, 26 september 2015

jodohku, buat apa puisi?

Jumat, 25 September 2015

hai jodohku
biar tak bisa bangun seribu candi
percayalah aku bisa menulis seribu puisi
tentang tak terhingganya cintaku
tapi itu jika kau mau

jodohku
tapi buat apa puisi?
anak-anak kita nanti butuh makan, jajan, susu, baju, celana, mainan
juga kau
butuh gincu, bedak, perhiasan
biar kau dan aku tak jadi bahan tertawaan
atau hinaan
di hadap teman-temanmu yang berjodoh dengan lelaki idaman

Kabar Dari Berita Kriminal

Jumat, 04 September 2015

Berita kriminal hari ini:
“Anak 13 tahun di Bandung membunuh mantan kekasihnya yang baru 12 tahun karena cemburu”

Dalam hati aku cuma mau nanya:
Sejak kapan anak kecil menjadi dewasa?
Sejak kapan anak kecil senang menjadi dewasa?
Sejak kapan anak kecil berlaku mirip dewasa?