"Kita sudah cukup begini, kita hanya punya nama baik, itu saja yang harus kita jaga terus." (Muhammad Hatta)

Coretan 20 Mei (Bagian 2)

Minggu, 19 Mei 2013



Sudah 
105 
Tahun
Berarti 
Semakin 
Tua 
Perlawanan 
Terhadap 
Pembodohan 
Di 
Negara 
Ini
Pembodohan
Yang
Menghancurkan
Harapan
Kesatuan
Persatuan
Bagi
Negara
Ini
Tapi
Pemimpin
Pemimpin
Kami
Masih
Banyak
Yang
Terjebak
Kebodohan
Kebodohan
Hingga
Memunafikan
Nasionalisme
Menyedot
Habis
Nasionalisme
Untuk
Perutnya
Untuk
Jidatnya
Pun
Dengan
Rakyat
Rakyatnya
Termasuk
Saya
Yang
Masih
Di
Terjang
Bahkan
Ikut
Menerjang
Bersama
Kebodohan
Kebodohan
Yang
Masih
Saja
Belum
Sepenuhnya
Membanggakan
Negara
Ini
***
Untuk
Indonesia
Ayo
Terus
Bangkit
!!!
______________________________________________________________________
Tangerang, 19 Mei 2013 Jam 23:38
22 Menit Menjelang 105 Tahun Kebangkitan Nasional

Uang Tip Yang Aduhai

Kamis, 16 Mei 2013

Iseng ngorek-ngorek partisi D di kompie, gw nemuin polder tugas kuliah semester 1, yang sebenenrnya baru 3 bulan lalu gw lalui. Hehehehe, jaji mayu, berarti gw sekarang baru semester 2. Aturan kan klo ngikutin siklus alami Metropolitan yang mayoritas orangnya mampu2 semua, gw harusnya udah pusing sana-sini mikirin skripsi. Yoman, dengan umur yang 5 bulan lagi genap 23 tahun, harusnya malah gw dah kerja sebagai propesiyonal di kantor bagus di Jakarta dan harus stress muda dengan kemacetan, polusi + omong kosong dengan tugas kerjaan yang berbanding terbalik dengan gaji.

"Sebenenrnya lu mau posting apaan genk? Kok gak nyambung sih sama paragrap pembukanya?"

Sabar, ya namanya pembuka, tentulah gw bikin biar sedikit menghangatkan suasana. Biar bacanya enak. Kalo kata sayur asem, paragrap pembuka itu adalah kuah sayur yg bercitarasa asem ketek dipadu dengan terasi sehingga lidah menjadi semakin bergairah buat nyantap. :D #makinganyambung.

Yoman, Inilah Jalan Tol Di Indonesia

Minggu, 28 April 2013

Assalamu'alaikum, Wr, Wb.

Alhamdulillah, bulan ini akhirnya gw bisa posting untuk kedua kalinya. Cihuyyyyy.... Horrayyyy.... Lauk Parraayyyy.... (gaya anak allaayyyy). Ok tulisannya kali ini sengaja berbau SEO (serc enjin optimisazion), gw sih berharap dengan judul tersebut bisa nangkring di gugel pegwan klo ada orang yang masukin kata kunci "Anak Alay Kesetrum" di mbah gugel. :D

Yoman, Inilah Jalan Tol Di Indonesia. Ada yang tau jalan tol? Klo menurut wikipedia (ensiklopedi gratis yang paling gw sayangi dan cintai meski gw belum pernah nyumbang tulisan ato pun uang, Hehehehe) Jalan Tol adalah: 
"(di Indonesia disebut juga sebagai jalan bebas hambatan) adalah suatu jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan lalu lintas ataupun untuk mempersingkat jarak dari satu tempat ke tempat lain.
Untuk menikmatinya, para pengguna jalan tol harus membayar sesuai tarif yang berlaku. Penetapan tarif didasarkan pada golongan kendaraan. Bangunan atau fasilitas di mana tol dikumpulkan dapat disebut pintu tol, rumah tol, plaza tol atau di Indonesia lebih dikenal sebagai gerbang tol."
Citra Satelit Exit Tol Bitung Tangerang, Salah Satu Hal Yang membuat Gw Kagum.
(Di ambil pake gugel ert, mana mungkin gw numpang dilayangan bawa2 hape china buat moto)
Jalan Tol inilah salah satu hal yang dari kecil (Waktu gw unyu-unyu pas masih SD) menarik perhatian gw. Waktu kecil gw sering berpikir dan bayangin, gimana sih orang-orang ini bisa bangun jalan rata, panjang yang seolah tak berujung dan kerennya rancangan bangunan penunjang seperti interchange, fly over, underpass, gerbang tol, jembatan diatasnya dan lain-lain.

Ketika Anak Teknik Sipil Ganteng Nyari Rumah Dijual

Selasa, 23 April 2013

Lama gak posting kira-kira dari tahun kibenen nih gw gak posting-posting. Terakhir kali gw posting waktu zaman Jepang lagi sibuk perang di condet (eh, Pearl Harbour dink :D) tapi gak apalah, yang jelas gw belum murtad bener kok jadi blogger. Buktinya, gw kan gak ngawinin 8 blog gw kayak eyang Sabar. Hehehehe...

Sebenernya sih gw mau nulis mengenai Rumah dijual, maklum men sekarang gw lagi ngejar kuliah di jurusan Teknik Sipil, yang menangani hal-hal bangunan gitu, termasuk rumah di dalamnya. Meski sebetulnya, banyak orang merespon salah kaprah ketika gw bilang gw masuk teknik sipil. Mereka malah nanya kek gini "Berarti nanti lu gawe di kecamatan ya genk, ngurusin kartu keluarga dan ngurusin KTP?" Dalam hati gw bilang, "Hellowww, plis deh, lulusan teknik sipil tuh kalo dah lulus gawenya di Klinik Sayang Bunda, jadi tukang parkir" Hahahaa... :D

Salah Satu Photo Dari Rumah Yang Mau Dijual, jauh banget sama rumah gw.
Nah terus apa hubungannya genk antara lu kuliah teknik sipil sama rumah dijual?

Ya ada lah bro. Secara gw kan teknik sipil, ada hubungannya lah. Lha wong cuma Rumah Dijual, klo gw ngomong melayani 'Khitanan laser' atau 'Persalinan Bunda' baru itu absurd beeeeuuudddd...

Untuk Mahalnya Pendidikan

Kamis, 31 Januari 2013

Source: http://beritabangkalan.wordpress.com/2011/07/20/pendidikan-mahal-melanggengkan-kemiskinan/
Pendidikan Sudah menjadi Industri.
Pendidikan Sudah Menjadi Komoditi.
Pendidikan Kini Terkomersialisasi.
Pendidikan Kini Terkapitalisasi.
Haha... Pendidikan Tak Mau Lagi Menjadi Barang Sosial...

Ini Cerita Nyata Akhir Semester 1,
3 Teman Harus Pasrah Mengubur Cita-citanya Menjadi Insinyur.
Yang 2, Mereka Kalah Oleh Ketidak-PEDE-an Membayar Biaya.
Yang 1, Dia Kalah Oleh Judge Ka Prodi Karena Bengkaknya Biaya.
Haha... Pendidikan Tak Mau Lagi Mengenal Pahit Rugi...

Yang Membuat Aku Sangat Geli Adalah...
Ketika Sang Bos Universitas Dengan Seenak Jidat Bolak-balik.
Bersama Pajero Sport Berplat Nomor B 805 UMT.
Bersama Gagahnya Jas Yang Terpasang.
Seperti Menggelitik Nurani, Mengolok-olok Cuih...!

3 Temanku Itu Memang Bukan Orang Cerdas Seperti Anak-anak BEM Yang Di Doktrin Hanya Untuk Pintar Omong.

3 Temanku Itu Memang Bukan Orang Aktif Layaknya Mahasiswa Aktivis Yang Di Doktrin Untuk Menghabiskan Waktu Di Kampus.

3 Temanku Hanya Pekerja Pabrik, Buruh Kontrak, Pegawai Biasa Tak Ada Waktu Untuk Mengharapkan Beasiswa.

3 Temanku Hanya Tahu Bahwa Mereka Bisa Kuliah Malam, Mendapat Ijazah, Lantas Berharap Mendapat Gaji Berkali Lipat Dari UMR.

3 Temanku Hanya Tahu Bahwa Mereka Harus Menyisihkan Uang Untuk Keluarga, Jajan, Kredit Dan Sedikit Untuk Biaya Kuliah.

Mungkin Ada Benarnya, Orang Kecil Gak Usah Kuliah...
Orang Kecil Gak Usah Pintar...
Orang Kecil Harus Selamanya Kecil, Kecil Sekali, Hingga Bodoh.
Hingga Negara Ini Hanya Punya Sedikit Orang Pintar. Hingga Negara Ini Tetap Bodoh.
Hingga Seperti Lirik PUNK, "Yang Pintar Membodohi, Yang Bodoh Dibudayakan" Bodoh Negeri Ini.

Untuk Temanku, Sorry GW Gak Mampu Berbuat Banyak, Karena Gw Pun Masih Dispensasi.
Gw Cuma Mampu Nulis Ini Di Internet, Berharap Dapat Di baca Oleh Siapa Saja.
Semoga Tahun Depan Lu Bisa Lanjutin Meraih Ijazah Insinyur.
Semoga Sistem Beasiswa Tak Hanya Memihak Orang Cerdas.
Semoga Beasiswa Memihak Orang Yang Ingin Bercita-cita.

Ingat, Kehidupan Dunia Emang Gak Pernah Adil.
Tetap Semangat Seenak Jidat Bro.