Orang kota makin ganas.
Tak cukup hilir mudik peti kemas.
Dan uang-uang di brankas.
Pendidikan, kesehatan, dan agama pun dijadikan komoditas.
Dijual mahal lewat bujuk rayu masa depan berkilau emas.
Ah sialan, kampungku menjadi kota, dan duitku tak pernah cukup membeli itu
---------
Tangerang, 11 April 2016.
Sajak 2016
Senin, 11 April 2016
Status Gajeboku Buat Taksi Plat Kuning vs Plat Hitam
Selasa, 22 Maret 2016
Dasar orang kota, maruk sama matrenya gak abis-abis. Kalo udah punya kerjaan tetap, punya gaji tinggi, punya kerjaan sesuai ijazah ngapain banting stir atau nyambi jadi gojek? Jadi supir uber, atau nyewa-nyewain mobil buat diduitin?
Kasian tau supir taksi plat kuning, juga tukang ojek yg gaptek. Kalian itu emang gak punya hati.
Oke, rezeki emang masing-masing, tapi cara maruk lu itu gak jauh beda sama cara kapitalis mencari kekayaan sebanyak-banyaknya seenak jidat. Bikin jurang kesenjangan makin jauh aja antara si kaya dan si kismin.
Kalo udah gini siapa yang disalahin? Ya menterinya lah sama presidennya, kenapa 70 tahun merdeka pemerataan ekonomi gak pernah menyentuh sampai sudut-sudut desa?
Terakhir, bersyukurlah orang-orang desa, karena hidup kalian gak serumit orang-orang kota.
Demikian dan terima kasih.
*ngopi aja dulu sambil menikmati sawah-sawah yg mulai menghijau*
---------
Repost dari status epbe :D
Kategori
Aneh-aneh dan ngasal,
Opini dan Realita
sajak teh dan sore hari
Jumat, 04 Maret 2016
habis sudah bosan ini
kuseruput satu kali
teh panas sedikit gula
gulanya gula kiloan
siapa peduli
habis sudah payah ini
kuseruput dua kali
teh panas sedikit gula
tehnya teh sachetan
siapa peduli
Cerpen: Mojok di Bioskop
Jumat, 26 Februari 2016
![]() |
| Ilustrasi Gambar: media.viva.co.id |
Alkisah, sebuah cerita gak jelas
terjadi di sebuah kampung yang harus menjadi kota karena terletak di pinggiran
ibukota. Sebuah kampung yang kehidupan sosial masyarakatnya tak lagi soal kesahajaan dan kesederhanaan, tapi tentang materialisme. Halah....
Hujan baru
saja reda, menyisakan gerimis-gerimis kecil dan kelap-kelip kilat di langit. Malam
itu, seorang pemuda yang masih saja sarungan sedang asyik ria browsing di hape
bututnya. Sebut saja namanya Mamat.
Pemuda dengan pekerjaan serabutan dan payah ini tiba-tiba saja mendapat pesan
singkat dari aplikasi mesengger-nya.
“Test,” sebuah pesan masuk dari seorang
perempuan bernama Rani.
“Tis,” balas Mamat, biar terlihat humoris.
“Besok kerja gak?” Rani yang sangat jarang
sekali berkirim pesan tiba-tiba saja menghubungi Mamat malam itu.
Kategori
Aneh-aneh dan ngasal,
Cerita Murahan
selamat
Senin, 01 Februari 2016
selamat ulang tahun
semoga panjang umur
sehat sentosa
dan bahagia
semoga panjang umur
sehat sentosa
dan bahagia
Kategori
Aneh-aneh dan ngasal,
Sajak Comberan
Langganan:
Postingan (Atom)
