"Kita sudah cukup begini, kita hanya punya nama baik, itu saja yang harus kita jaga terus." (Muhammad Hatta)

Alhamdulillah, Akhirnya...

Senin, 09 Juli 2012

Assalamu'alaikum WR, WB.

Sebelumnya Alhamdulillah Hirabbil'alamin, ucap syukur gw kepada Allah SWT yang udah melimpahkan rahmat, rezki dan barokah-Nya di setiap detik jejak waktu kepada semua makhluk-Nya.

Yoman, no more word, no more say, no more to gel (wuidih, gila... bahasa China elu jago amat genk...) akhirnya gw bisa kuliah di tahun ini sodara-sodara. Kini puisi 'Mungkin 2013' menjadi benar-benar fiksi, karena pada kenyataannya gw bisa kuliah lebih cepat bray. #loncatloncat

GW bisa kuliahh...!!!! (Biasa aja kali genk, Norakk lu..) Bodo amat, belog-belog gw, koneksi-koneksi gw,  gw mo tumpahin smua kegembiraan ini di blog jomen tapi kasep ini, yu no', a don ker...

Teman, agan, om, tante, bro, coy, man, mamen, akhirnya, hal yang 3 tahun lalu menurut gw sangat tidak mungkin kini menjadi kenyataan coy. Kini gw sudah resmi menjadi calon insinyur sipil meski bukan di ITB (bukan Item Tengil Bau) atau di  PT (bukan Perseroan Terbatas) terkemuka di Negri ini.

Gimana ya cara ngitungnya? Bodo ah, yang penting masuk.
Lha terus knapa lu gak masuk SNMPTN genk?

Jawabannya simpel, gw adalah orang realistis yang enggak pinter-pinter amat, yang terlahir dari sbuah keluarga biasa aja. Gw akui masuk PT ternama itu adalah hal yang bagi gw butuh nyali jika gw liat kondisi saat ini. Tapi mungkin kalo gw mau aja berusaha, men-turbo-kan tekad menjadi nekad sebenarnya bisa aja sih gw masuk di salah satu PT ternama. Tapi, sudahlah, toh gw sangat bersyukur bisa masuk UMT (Universitas Muhammadiyah Tangerang) yang memang gak setenar atau selegendaris UI (Udar-Ider). Hihihihi...

Iya genk, bener kata Nidji, kadang dunia gak adil..

Bener, ada satu cerita saat gw selesai tes beberapa waktu lalu. Saat itu ada seorang anak yang gw yakin baru lulus SMA, jelas masih labil dan pastinya 'Korban TV', terlihat dari gaya yang ia kenakan. Dia bilang gini, "Gw sih di sini iseng aja, jaga-jaga sapa tau gw gak masuk Untirta ato UNJ", ujarnya dengan gagah. Dari situ gw langsung berpikir alangkah beruntungnya jadi tuh anak.

Satu cerita lagi, salah satunya adalah cerita dari temen-temen gw yang terlahir sebagai seorang anak PNS golongan atas atau sebagai anak kepala cabang di sebuah kantor. Mendengar cerita mereka seperti tak ada habisnya menghamburkan uang. Mereka di D.O sejak dari SMA, lantas masuk kuliah pun mereka harus D.O, tapi herannya duit bapaknya gak abis-abis hingga sampai saat ini mereka masih kuliah dengan santai dan nyaman merebut gelar yang bagi gw 'Bullshit'.

Tapi genk, gak semua kali. Kadang lu suka denger harunya cerita tentang kebanggan genk?

Ya, sebut saja si Uzank ini, kalo gw baca postingan blognya dengan bahasanya yang alay namun miris selalu membuat gw langsung berontak agar bisa seperti dia, seorang yang terlahir gak seberuntung Ibas anaknya Presiden. Kini doi bisa menjawab tantangan (Meski gak setenar Andika Kangen Band ya..) harus kemana sebenarnya membawa maha cita-cita meski bersahabat lesuh, dekil dan pekiknya keadaan.

Satu lagi cerita kebanggan dari seorang tetangga satu kampung yang kini sukses punya rumah gedong. Seorang anak yatim, yang berhasil merebut gelar Doktorandus hanya dengan kerja kerasnya sungguh-sungguh untuk belajar. That's True...

Nah, trus lu sendiri genk, dapet duit dari mana bisa kuliah?
Sama kayak 5 bulan cicilan motor gw. :(
Hihihi, jaji mayu. Yang jelas gw akui sekitar lebih dari 75% biaya yang di gelontorkan untuk uang masuk berasal dari Abah. Yang jelas abah merestui dan sangat mendukung agar gw bisa kuliah. Dan yang jelas biaya saat ini bukan hasil jual banda sodara-sodara. Uang yang didapat dijamin halal dan barokah. Kini gw tinggal fighting mencari tambahan biaya setiap semesternya. Hehehe...

Dan wadejig... Gila, lu ambil Teknik Sipil genk?

Yakk, emak gw sendiri sempet ngomelin knapa gak masuk komputer yang tiap hari selalu gw pantengin sampe jam 2. Ya gw jawab aja "masuk komputer bisa kesetrum mak.." Hihihihii..

Jelasnya, gw sudah suka bidang tentang hal-hal berbau infrastruktur sejak di SMP dulu coy, meski SMA sempet terpikir buat jadi politikus di masa depan. Sebut saja mulai dari Jalan Tol, gw hapal nama Jalan Tol yang ada di Indonesia, yang kini kalah jauh sama Malaysia, padahal Indonesia lebih dulu punya Jalan Tol. Gw paling tertarik dengan gedung-gedung pencakar langit, waduk, sistem irigasi di desa yang maju dan sistem drainase di kota besar yang modern, yang hingga saat ini hampir belum pernah gw kunjungi, semuanya hanya bisa gw liat di Internet dan koran bekas. Gw suka tentang berita-berita pembangunan sana-sini. Gw juga suka yang namanya sosio-geografi, perhitungan logis di Matematika dan sedikit teori fisika yang realistis tentunya, yang sepertinya bisa menjadi modal awal merebut gelar. Hah lada...

Satu lagi alasan kenapa gw masuk Teknik Sipil karena bidang ini adalah hal yang unik, menantang, sedikit kompetitor dan prospeknya amat bagus di masa depan, serta penerapan ilmu ini sangat bermanfaat bagi khalayak ramai.

Trus elu mo cerita apa lagi genk?

Udah lah, itu aja. Kepanjangan, ntar yang ada malah fast reading. Hihihihihi...

Tapi satu pesan buat anda-anda yang mudah-mudahan membaca ini.

Buat anda-anda yang terlahir beruntung, bisa kuliah nyaman karena bagusnya nasib emak-bapak anda, belajarlah sungguh-sungguh. Karena jika anda melakukan survei, turun jauh ke daratan orang-orang pinggiran, banyak diantara mereka yang harus rela mengubur dalam-dalam cita-cita agung karena keadaan. Bersama keringat yang berputar setiap hari, mereka harus melupakan impian memiliki pekerjaan yang nyaman. Memiliki kehidupan yang aduhai. Mereka ditekan agar menyerah pada konsistensi nasib yang tak selalu lebih bagus dari berita naiknya dolar.

Dan buat anda yang kurang beruntung, tetap seperti biasa, kalimat 'pantang menyerah' menjadi penghibur. Menjadi penghibur diantara ramainya kedengkian lalu lalang orang. Menjadi penghibur diantara beratnya kesombongan roda nasib. Menjadi penghibur diantara laju ego manusiawi yang membabi.

Terakhir, cuma satu, bahwa bumi itu bulat... (lah, apa coba...???) :D

Wassalamu,alaikum, Wr, Wb.

4 komentar:

  1. Gw juga ngulang kuliah lagi Genk dari awal tahun ini, ninggalin kuliah dikampus lama yang nggak kelar-kelar. Ayo kita balapan wisuda.

    BalasHapus
  2. Wah, sayang bener ngulang lagi... Tapi gpp lah, drpada enggak sama skali gan...

    Ayo balapan...
    *inget didi kempot (stasiun balapan)*
    hahaha

    BalasHapus
  3. selamat yah.. semoga jurusannya tepat dan kamu senangi (bukan disenangi ortu, atau siapapun, tapi kamu!)

    biar gampang lulusnya.. hehe

    BalasHapus
  4. Thank's gan ucapannya...
    Sori baru bales, soalnya baru buka blog...
    Saya emang hebat ya...
    Nulis di blog aja sebulan sekali... :D

    BalasHapus

Kalau mau komen silahkan komen. Siapa aja boleh komen, apa aja asal tidak menghina SARA. Woles men...