Di suatu malam, ketika aku putus asa, mengoprek-oprek kerjaan yang gak kelar-kelar, akhirnya ya beginilah jadinya....
Sajak Alay Dalam Kode
Selasa, 07 April 2015
Kategori
Aneh-aneh dan ngasal,
Sajak Comberan
Jumat Sore Menuju Petang
Minggu, 05 April 2015
Jumat sore
menuju petang,
Di hari yang
kata agamaku adalah Jumat Berkah,
Cerah tanpa
mendung yang membuat langit gelap lebih awal.
Jumat sore
menuju petang,
Di hari yang
bagi umat Kristiani adalah Jumat Agung,
Matahari
seperti tak takut meski akan tenggelam.
Aku Ingin Menjadi Bajingan
Selasa, 17 Februari 2015
Aku ingin menjadi bajingan,
Menaklukan perempuan lewat rayuan-rayuan.
Memanjakan perempuan lewat pujian-pujian.
Menikmati perempuan lewat cumbuan-cumbuan.
Hey Aku Gagal Lagi
Senin, 06 Oktober 2014
Hey Aku Gagal Lagi
Sajak Untuk (Mungkin) Kekasihku
Sabtu, 30 Agustus 2014
Aku tak peduli bagaimana kekurangan itu mengutuk.
Aku tak peduli bagaimana masa lalu itu terbentuk.
Bukankah setiap orang dikutuk oleh kekurangan.
Bukankah setiap orang dibentuk oleh kenangan.
Kelak setelah tugasku terlaksana sebagai lelaki.
Aku hanya akan menuntut kamu sebagai perempuan.
Untuk yakinkan aku bahwa aku bisa melawan keragu-raguan,
Dengan senyummu,
Dengan tawamu,
Dengan kasihmu,
Dengan sedihmu,
Juga mungkin dengan tangismu.
Tenang saja,
Aku tak akan menuntutmu jika aku bukan jodohmu.
Tapi tetap saja,
Kau harus khawatir jika sewaktu-waktu perjuangan ini jodohkan aku denganmu.
Maafkan aku jika aku lebih terkutuk dari bekas kekasihmu itu.
Untukmu, Sari Ajeng Dian Anestia Kartini.
Tangerang, 30 Agustus 2014
23:05
Aku tak peduli bagaimana masa lalu itu terbentuk.
Bukankah setiap orang dikutuk oleh kekurangan.
Bukankah setiap orang dibentuk oleh kenangan.
Kelak setelah tugasku terlaksana sebagai lelaki.
Aku hanya akan menuntut kamu sebagai perempuan.
Untuk yakinkan aku bahwa aku bisa melawan keragu-raguan,
Dengan senyummu,
Dengan tawamu,
Dengan kasihmu,
Dengan sedihmu,
Juga mungkin dengan tangismu.
Tenang saja,
Aku tak akan menuntutmu jika aku bukan jodohmu.
Tapi tetap saja,
Kau harus khawatir jika sewaktu-waktu perjuangan ini jodohkan aku denganmu.
Maafkan aku jika aku lebih terkutuk dari bekas kekasihmu itu.
Untukmu, Sari Ajeng Dian Anestia Kartini.
Tangerang, 30 Agustus 2014
23:05
Langganan:
Postingan (Atom)
